Hari Bumi Se Dunia, Mahapala Unira Bagi Bibit Pohon
PAMEKASAN -
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahapala Unira hari ini, Jumat
(22/04/2016) Pagi menggelar peringatan Hari Bumi Se Dunia. Salah satu
kegiatan tersebut membagikan sejumlah bibit pohon buah di persimpangan
lampu merah jalan Trunojoyo Pamekasan, Madura.
Achmad
Riko Kurniawan ketua Panitia kepada Radio Karimata FM bilang, acara
tersebut ingin mengajak masyarakat peduli terhadap bumi.
“Minimal
mereka mau menanam dan merawat pohon mas, sebab dengan pohon buah
rata-rata masyarakat lebih antusias di banding pohon kayu,Tema kegiatan
ini Berbuat Bijak Pada Bumi yang Kita Pijak,” Ujar Riko panggilan akrabnya.
Sementara
dari 1.700 pohon mahoni dan pohon buah itu baru sekitar 200 pohon yang
diberikan kepada pengendara yang melintas di Jalan. Jenis pohon buahnya
antara lain Jambu, Alpukat, Durian local dan lainnya.
“Sisanya masih akan dilanjutkan pada penghijauan di desa Bajur Waru, Mas,” Pungkasnya.
Selain
itu, Mahapala Unira juga melanjutkan kegiatan penghijauan sekaligus
melaksanakan program Desa Percontohan, mulai, sabtu 23 April hingga
minggu 24 April 2016 besok, yaitu desa dengan lingkungan yang sehat dan
hijau serta bermanfaat kepada masyarakat sekitar.
Achmad
Faisol ketua Mahapala Unira kepada radio karimata bilang, pihaknya
bekerja sama dengan kepala desa Bajur Kec. Waru Pamekasan bertekat
menciptakan desa yang peduli terhadap lingkungan.
“Mahapala
bermodal konsep dan tenaga para relawan dimulai dengan penghijauan
1.700 pohon, dilanjutkan dengan Study Camping dan selanjutnya program
menuju Desa Agro Wisata,” Kata Faisol.
Faisol
menambahkan dalam study camping tersebut berisi materi tentang
lingkungan serta kuliah terbuka dengan pemateri dari Dinshutbun, BLH dan
lainnya yang diikuti puluhan Mahapala dan pecinta alam SMA se
Pamekasan.
Ia berharap selanjutnya
desa tersebut menjadi tempat perkemahan serta agro wisata jika pohon
siap berbuah, termasuk disiapkan wisata petualangan keluarga. Dengan
harapan akan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Mahapala
akan terus memantau perkembangan tanaman pohon tersebut, bahkan kami
akan membuat lahan perkemahan yang ada wisata alam, tentunya bekerjasama
dengan kepala desa, dan pada akhirnya, ketika pohon sudah siap berbuah
akan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” Kata Faisol. (Hendra/Zul)

Komentar
Posting Komentar